Pada tempo dulu hukuman mati pada dipandang relevan, sah dan dilakukan secaraterbuka didepan umum, dengan cara dipancung, dibakar, atau bahkan disiksa hingga mati. Di hampir seluruh dunia, hukuman mati dilakukan untuk kejahatan-kejahatan subversif berupa penghinaan terhadap Raja atau Pimpinan Agama, kejahatan perang dan pemberontakan, kriminalitas yang disertai dengan kekejaman, dan lain-lain.

Artikel ini mencoba mengambarkan tentang masih layakkah hukuman mati dipertahankan pada masa kini dengan menggunakan beberapa pandangan tentang hukuman mati, baik itu menggunakan pandangan Hukuman Mati Dari Sudut Pandang Konstitusi dan Perundang-undangan, Hukuman Mati Dari Sudut Pandang Hukum HAM Internasional, Hukuman Mati dari Sudut Pandang Syariat Islam.