Mineral dan batubara sebagai sumber daya alam yang tak terbarukan merupakan kekayaan nasional yang dikuasai oleh negara untuk sebesar-besar kesejahteraan rakyat. Untuk penetapan wilayah dan kegiatan pertambangan harus  memperhatikan pendapat dari instansi pemerintah terkait, masyarakat  dengan mempertimbangkan aspek ekologi, ekonomi, dan sosial budaya, serta berwawasan lingkungan serta harus memenuhi kriteria letak geografis,kaidah konservasi, daya dukung lindungan lingkungan, optimalisasi sumber daya mineral dan/atau batubara; dan tingkat kepadatan penduduk.