Modernisasi-Neolib, Politik Arus bawah dan “Tugas Cendekiawan” (Sebuah Penelusuran Awal)

Artikel ini ingin menggambarkan bagaimana sebuah struktur kekuasaan yang dibangun sejak Orde Baru telah membuat “Kemarau intelektual” pada kaum cendikiawan. Kemudian  artikel ini juga memberikan gambaran tentang betapa relasi antara masa kini ternyata tidak lepas dari relasi-relasi kuasa global yang dibangun sebelumnya. Gambaran  gambaran tersebut dimulai dari peristiwa 1965 dan bangkitnya Orde Baru yang membawa gelombang modernisasi berikut […]

Read More

Masyarakat Majemuk, Masyarakat Multikultural, dan Minoritas: Memperjuangakan Hak-hak Minoritas

Masyarakat majemuk terbentuk dari dipersatukannya masyarakat-masyarakat suku bangsa oleh sistem nasional, yang biasanya dilakukan secara paksa (by force) menjadi sebuah bangsa dalam wadah  negara. Sebelum Perang Dunia kedua, masyarakat-masyarakat negara jajahan adalah contoh dari masyarakat majemuk. Sedangkan setelah Perang Dunia kedua contoh-contoh dari masyarakat majemuk antara lain, Indonesia, Malaysia, Afrika Selatan, dan Suriname. Ciri-ciri yang menyolok […]

Read More

Kelompok Minoritas dan Strategi Non-Konfrontasi Refleksi Lapangan di Komunitas Sedulur Sikep dan Parmalim

Paska jatuhnya orde baru banyak perubahan-perubahan dan penguatan institusi-institusi negara agar benar-benar bekerja untuk kepentingan rakyat. Dalam konteks ini, juga perlu disebut berdirinya lembaga-lembaga negara baru yang diyakini akan  memperkuat transisi menuju demokrasi dan melindungi warga negara dari kesewenang-wenangan negara,  seperti Mahkamah Konstitusi. Muncul keyakinan bahwa penguatan institusi-institusi tersebut  diperlukan untuk menjamin keberadaan saluran yang […]

Read More

Ahmadiyah Disayang, Ahmadiyah Ditendang

Artikel ini menceritakan tentang jasa Ahmadiyah dalam mengubah perspektif masyarakat eropa terhadap islam. Dimulai Tahun 1907, seorang wanita dari kalangan elite Jerman, Carolyn, masuk Islam. Hingga kini Islam  telah mulai menyebar besar dibenua eropa berkat jasa Ahmadiyah, Orang Ahmadiyah yang telah mengharumkan nama Islam di dunia internasional itu kini ditendang. Rumahnya dihancurkan. Mereka dicerca, mereka disiksa. Negeri dengan 200 […]

Read More

Sidang Deden, Sidang Korban

Penyerangan warga Ahmadiyah ini tidak dapat dianggap sebagai peristiwa kriminal biasa yang di dalamnya kebetulan ada unsur penghasutan, pengrusakan, penganiayaan, atau pengeroyokan. Tragedi Cikeusik merupakan kejahatan serius (serious crimes) menyangkut kebebasan berkeyakinan. Penyerangan terhadap Ahmadiyah sama halnya dengan pelanggaran atas hak asasi manusia yang paling fundamental. Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Serang memvonis sangat rendah […]

Read More

Rapor Merah HAM Indonesia 2013

Tidak ada kemajuan Penegakan HAM di Indonesia sepanjang tahun 2013 . Pelanggaran demi pelanggaran HAM masih mewarnai kehidupan berbangsa dan bernegara. Sebut misalnya, pelanggaran atas kebebasan berkeyakinan dan beragama. Ada 26 peristiwa pelanggaran kebebasan beragama dan berkeyakinan.Jawa Barat menjadi tempat paling banyak terjadinya pelanggaran kebebasan beragama dan berkeyakinan, yakni sebanyak 14 peristiwa. Adapun komunitas keyakinan […]

Read More

Mempersoalkan Indeks Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan Versi Bappenas

Artikel ini mencoba membahas tentang hasil survei Indeks Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan Versi Bappenas. Namun hasil survei dari Bappenas ini sangat bertolak belakang dengan hasil survei beberapa lembaga swasta dan organisasi masyarakat sipil. Adanya dua hasil survei yang mempunyai  perbedaan yang cukup signifikan antara kecenderungan apresiasi publik yang menjadi temuannya dengan indeks Bappenas, y ang dimaksudkan untuk menjadi […]

Read More

Memutus Rantai Pelanggaran Kebebasan Beragama

Negara dan aparatnya selama ini tampak tidak netral dan berpihak dalam menjamin kebebasan warga negaranya untuk menjalankan kebebasan beragama dan berkeyakinan. Negara masih membedakan perlakuan terhadap penganut kepercayaan, sekte dan agama. Situasi ini diperparah dengan minimnya ketegasan sikap negara dalam melakukan perlindungan dan pemenuhan terhadap hak-hak kelompok minoritas, khususnya dalam isu-isu kebebasan beragama dan berkeyakinan. Artikel ini […]

Read More

Kekerasan Atas Nama Agama, Tindakan Fatal Vonis Minimal

Kekerasan atas nama agama terus terjadi di Indonesia, Dalam berbagai kekerasan yang terjadi selalu  menyasar kelompok minoritas, dengan penggunaan kekerasan berlebih serta dipicu atas dasar kebencian terhadap suatu kelompok agama. Ada beberapa kasus yang muncul di permukaan dan mendapat sorotan publik nasional maupun internasional. Meskipun begitu, ternyata proses pemidanaanterhadap para pelaku kejahatan tersebut hanya menghasilkan hukuman yang teramat […]

Read More

Diskriminasi Dan Kekerasan Terhadap Agama Minoritas

Artikel ini menceritakan kondisi penganut agama minoritas di Indonesia seperti Jamaah Ahmadiyah, Penganut Penghayat Kepercayaan, Penganut Kongucu  yang mengalami diskriminasi dan kekerasan oleh negara maupun masyarakat penganut agama mayoritas di berbagai daerah yang ada di Indonesia. Diskriminasi yang dilakukan oleh negara adalah dengan membuat aturan aturan diskriminasi  seperti UU 1/PNPS/1965, TAP MPR No.II/1978,Keputusan Bersama Menteri Agama, Jaksa Agung, Dan Menteri Dalam Negeri […]

Read More