Pekerja Perempuan di Pabrik dan Serikatnya Laki-laki

Di dalam film North Country maupun Made in Dagenham, buruh perempuan merupakan minoritas di pabrik dan serikatnya. Di dalam pabrik, Buruh perempuan keterampilannya dianggap lebih rendah sehingga layak mendapat upah yang lebih rendah pula. Namun di lain pihak, kadang serikat tak mau tahu perkara-perkara yang harus dihadapi perempuan yang secara biologis berbeda dari laki-laki. Jika […]

Read More

Jaminan Al-Qur’an Terhadap Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan

Artikel ini akan fokus pada kajian seputar respon Islam dengan kitab suci al-Qur’an-nya terkait dengan isu kebebasan beragama dan berkeyakinan sebagai salah satu isu yang tercantum di dalam Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (disingkat DUHAM), ditemukan juga di dalam berbagai dokumen historis tentang HAM, seperti; dokumen Rights of Man France (1789), Bill of Rights of USA(1791) dan International Bill of […]

Read More

Pengaruh Dominan Sang Walikota

Walikota Diani Budiarto  menerbitkan IMB untuk GKI Taman Yasmin yang beralamat di jalan K.H. Abdullah bin Nuh No. 31, Kecamatan Bogor Barat, pada 2006. Namun tiba tiba Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang pernah diterbitkannya, tiba-tiba dibekukan. Karna tidak terjadi kesepakatan maka kasus ini dibawa keranah hukum. Hingga tingkat Peninjauan Kembali (PK) di Mahkamah Agung, Mahkamah memutuskan bahwa pembekuan tersebut tidak sah. Dengan penuh […]

Read More

Sepuluh Tahun Pasca Konflik Komunal di Poso

Konflik Poso telah mengakibatkan lebih dari 25000 orang menjadi pengungsi dan lebih dari 1000 orang tewas. Konflik kekerasan  bisa dikatakan telah berakhir.  Paling tidak, hal tersebut dapat dilihat dari tidak adanya konflik kekerasan secara terbuka yang melibatkan massa dalam tiga tahun terakhir. Namun sebenarnya perdamaian lebih dari sekedar tidak adanya konflik kekerasan terbuka (negatif damai), […]

Read More

Posisi Minoritas dalam Pluralisme: Sebuah Diskursus Politik Pembebasan

Politik  identitas semakin menguat ditengah paradoks  globalisasi  dan  politik  internasionalisme. Politik identitas  berakar  pada  primordialisme. politik  identitas  selalu merayakan  konflik  baik  bersiafat  vis-à-vis  maupun  dialektik.  Merayakan  konflik  berarti mendefinisi  Diri  (Self)  sebagai  Yang  Sama  dan  Yang  Lain.  Yang  Sama  selalu  bermakna mayor,  sementara  Yang  Lain  selalu  bermakna  minor.  Itulah  watak  superior.  Tetapi  bisa  juga sebaliknya,  […]

Read More

Mencari Format Kerangka Kebijakan yang Ramah Bagi Masyarakat Lokal : Sebuah Diskusi Awal

Suatu kekhasan yang menjadi bagian dari identitas individu ingin diekspresikan dan dikomunikasikan kepada orang lain adalah sebuah kejamakan. Kekhasan inilah yang kemudian menegaskan realitas keberbedaan. Semakin luas cakupan keperbedaan itu, semakin banyak ruang yang mungkin tercipta untuk mendialogkan satu dengan yang lainnya. Namun tak selamanya ini bisa dilakukan, setidaknya apabila menilik realitasnya dalam konteks Indonesia. Tidak […]

Read More

Modernisasi-Neolib, Politik Arus bawah dan “Tugas Cendekiawan” (Sebuah Penelusuran Awal)

Artikel ini ingin menggambarkan bagaimana sebuah struktur kekuasaan yang dibangun sejak Orde Baru telah membuat “Kemarau intelektual” pada kaum cendikiawan. Kemudian  artikel ini juga memberikan gambaran tentang betapa relasi antara masa kini ternyata tidak lepas dari relasi-relasi kuasa global yang dibangun sebelumnya. Gambaran  gambaran tersebut dimulai dari peristiwa 1965 dan bangkitnya Orde Baru yang membawa gelombang modernisasi berikut […]

Read More