Heri Budiawan alias Budi Pego (37), aktivis lingkungan yang menolak tambang emas di Banyuwangi ditahan Senin (4/9/2017) karena dianggap menyebarkan ajaran komunis saat aksi tolak tambang pada April 2017 lalu. Heri Budiawan dipanggil Polres Banyuwangi melalui surat No S.PGL/559/VIII/2017/SATRESKRIM. Heri Budiawan diduga memenuhi unsur pasal 107a Undang-Undang nomor 27 tahun 1999 tentang perubahan kitab undang-undang hukum pidana yang berkaitan dengan kejahatan terhadap keamanan Negara. Perkara tersebut kemudian dilanjutkan ke meja hijau menjadi perkara  Nomor: 559/Pid.B/2017/PN.Byw di Pengadilan Negeri Banyuwangi.

ELSAM mengajukan Komentar Tertulis ini kepada Pengadilan Negeri Banyuwangi untuk memberikan pandangan dan dukungan kepada Majelis Hakim Pengadilan Negeri Banyuwangi yang memeriksa perkara tuduhan penyebaran ajaran atau paham Komunisme atau Marxisme-Leninisme dalam sebagaimana Perkara Nomor: 559/Pid.B/2017/PN.Byw, serta memaparkan pandangan masyarakat sipil atas penangkapan serta penahanan Heri Budiawan alias Budi Pego merupakan pelanggaran kebebasan berekspresi dan menyatakan pendapat adalah hak-hak konstitusional warga negara yang dijamin Undang-undang; serta bentuk kriminalisasi pembela lingkungan merupakan bentuk SLAPP (Strategic Lawsuit Against Public Participation); dan perihal rigid dan limitatifnya unsur-unsur dalam tindak pidana kejahatan terhadap keamanan negara.

Perkara ini akan diputus 23 Januari 2018 mendatang, mari kita kawal bersama-sama.

Untuk membaca lebih lanjut, klik Unduh