Di tahun 2008 ini reformasi politik dan demokrasi telah memasuki usia sepuluh tahun. Namun dalam sepuluh tahun itu perkembangan demokrasi belum mampu mendukung hak asasi manusia menjadi acuan utama dalam pembuatan kebijakan publik. Maka dari itu kinerja aktor politik dan pemerintah serta lembaga-lembaga negara tahun 2008 menjadi sangat menentukan bagi perkembangan demokrasi dan hak asasi manusia. Apa lagi di tahun 2008 ini, aktor-aktor politik akan tersedot energinya pada upaya pemenangan pemilu di tahun 2009.

Agar di tahun 2008 ini agenda demokrasi dan hak asasi manusia menemukan traknya, maka ELSAM menyampaikan beberapa pandangan dan analis terhadap perkembangan selama tahun 2007. Dalam menyusun pandangan dan analisis terhadap perkembangan di tahun 2007 tersebut dipakai tiga ukuran. Ukuran pertama adalah kemampuan lembaga-lembaga negara dan pemerintah untuk menyelesaikan kasus yang diduga sebagai pelanggaran HAM.
Kedua adalah produksi regulasi tentang – dan yang juga berdampak pada – hak asasi manusia. Ketiga adalah partisipasi aktor-aktor politik dan masyarakat dalam menyokong perkembangan hak asasi manusia.

Untuk membaca laporan ini, silakan klik http://perpustakaan.elsam.or.id/index.php?p=show_detail&id=14645&keywords=