Di Indonesia, meski rekam jejaknya masih terbatas, praktik-praktik penyiksaan dapat dikatakan sudah berlangsung cukup lama. Terutama pada masa pemerintahan Soeharto, penyiksaan antara lain dilakukan terhadap lawan-lawan politik dan mereka yang dianggap musuh negara Kasus 1965 dan Marsinah adalah contoh konkrit praktik penyiksaan di era otoritarianisme Soeharto.

Namun walau Indonesia sudah terlepas dari rejim otoritarian dan bahkan telah meratifikasi Konvensi MenentangPenyiksaan dan bebas dari penyiksaan telah dijadikan sebagai hak konstitusional tetap saja pada kenyataannya Di awal 2011 praktik penyiksaan oleh aparat kepolisian terhadap tersangka pidana masih banyak dijumpai. Bahkan di Aceh sendiri kini menggunakan hukum cambuk sebagai bentuk dari hukuman sebagaimana diterapkan. Kenyataan-kenyataan di atas bukanlah gambaran yang sebenarnya tentang praktik-praktik penyiksaan di Indonesia. Bisa jadi, itu sekadar puncak dari gunung es.

Artikel ini menjelaskan tentang kasus kasus penyiksaan yang masih terus terjadi di Indonesia hingga kini