Secara umum, konflik dan kekerasan diPapua pada 2013 meningkat jika dibandingkan dengan sebelumnya. Pada 2013 penangkapan aktivis mengalami peningkatan tajam. Laporan ELSAM 2012 mencatat 7 peristiwa penangkapan terhadap 66 aktivis, sementara, menurut data ELSAM tahun 2013, terdapat 28 peristiwa penangkapan terhadap 572 aktivis. Jumlah aktivis yang ditangkap mengalami peningkatan mencapai 766,67%! Sementara, penangkapan terduga pelaku penembakan mengalami penurunan, yaitu 15 peristiwa penangkapan terhadap 36 terduga pelaku penembakan pada tahun 2012, turun menjadi 5 peristiwa penangkapan terhadap 10 terduga pelaku penembakan pada tahun 2013. Dari sisi golongan korban, korban kekerasan Papuadi tahun 2013baik yang tewas maupun luka- lukapaling banyak berasal dari warga sipil. Jumlah korban masyarakat sipil ini jauh dibanding korban

dari polisi/tentara atau pihak yang bertikai lainnya.Sementara itu, dari sisi lokasi, terdapat 27 kabupaten/kota di Papua, yang menjadi lokasi peristiwa kekerasan pada tahun 2013. Mengingat di Papua terdapat 42 kabupaten/kota, itu berarti hanya 15 kabupaten/kota yang absen dari kekerasan di Papua pada tahun 2013. Dari 27 kabupaten/kota yang menjadi lokasi peristiwa kekerasan, Kota Jayapura menjadi lokasi yang paling banyak peristiwa kekerasannya, disusul oleh Puncak Jaya yang menempati urutan kedua.

Artikel ini menjelaskan kekerasan yang terjadi di Papua pada tahun 2013