Konvensi ini diperlukan untuk memberi efek jera bagi tindakan yang ditujukan untuk menentang kerahasiaan, integritas dan ketersediaan  sistem komputer, jaringan, dan data komputer, maupun penyelewengan penggunaan sistem, jaringan, dan data tersebut  dengan   mengkriminalisasi   tindakan-tindakan itu sebagaimana dijelaskan di dalam Konvensi ini, dan dengan mengadopsi kewenangan yang cukup untuk memerangi tindakan-tindakan pidana tersebut, melalui difasilitasinya pendeteksian, investigasi,  dan pemberian hukuman, baik di ranah domestik maupun internasional dan dengan menyediakan segala keperluan agar bisa terbentuknya kerjasama yang cepat  dan handal.

Namun Konvensi ini juga bertujuan  untuk memastikan keseimbangan antara keinginan menegakkan hukum dengan pernghormatan hak-hak asasi manusia sebagaimana tercantum  dalam  Konvensi  Dewan  Eropa  untuk Perlindungan Hak Asasi Manusia dan Kebebasan-kebebasan Mendasar tahun 1950, Konvensi Persatuan Bangsa Bangsa untuk Hak-hak Sipil dan Politik, dan kesepakatan- kesepakatan hak asasi manusia lainnya, yang menegaskan kembali hak dari setiap orang untuk memiliki pendapat tanpa diganggu, juga hak untuk mengemukakan pendapat, termasuk kebebasan untuk mencari, menerima dan meneruskan informasi dan gagasan-gagasan apapun, tanpa melihat batas-batas, dan  hak-hak  tentang penghormatan untuk   privasi